"Kusuka dirinya mungkin aq sayang..." Alunan musik dalam sebuah mobil melaju melawan hujan gerimis diluar sana....tatapan mata penuh senyum indah dari seorang cwe manis. .tersentak oleh genggaman tangan yg tiba2 menyentuhnya..".anggita..." cwo disebelahnya menatap dengan penuh harap....."Iya putra..." Berdebar hati gita saat itu..mereka bukanlah sepasang kekasih...namun pertemuan mereka 2thun lalu menjadikan sebuah cerita dalam hari2nya...
"Aq gak bisa mengendalikan emosiq..saat aq berada di samping seva..tpi aq tenang bersamamu gita" kata putra..tanya besar dalam hati gita dan berusaha pelan2 melepas genggaman itu..putra menepikan mobilnya....dalam kegalauan hati putra berusaha tenang.."Gita aku gag bisa bohongin hatiku..,rasa karna terbiasa bersamamu...aq sayang kamu.." Seperti petir yg menyambar diluar saya....Gita tag tau apa yg hrus ia ucapkan....rasa sayang dan nyaman pun ia rasakan...namun ia tag ingin merusak hub putra dengan seva...#bersambung dulu yah
"Aq gak bisa mengendalikan emosiq..saat aq berada di samping seva..tpi aq tenang bersamamu gita" kata putra..tanya besar dalam hati gita dan berusaha pelan2 melepas genggaman itu..putra menepikan mobilnya....dalam kegalauan hati putra berusaha tenang.."Gita aku gag bisa bohongin hatiku..,rasa karna terbiasa bersamamu...aq sayang kamu.." Seperti petir yg menyambar diluar saya....Gita tag tau apa yg hrus ia ucapkan....rasa sayang dan nyaman pun ia rasakan...namun ia tag ingin merusak hub putra dengan seva...#bersambung dulu yah
"Putra" suara gita getir,,dengan pikiran galau ia brusaha menenangkan dirinya sendiri...pelan ia berbicara..." Aq tau bagaimana cara kamu mencintai seva..bagaimana kamu mmperlakukan seva..tpi juga aq merasakan apa yang kamu rasakan",,diam hanya terdengar alunan musik yg mase menemani mereka..putra berusaha mengengam kembali tangan gita dengan erat.."Kenapa kita tidak menyatukan rasa ini" ujar putra...entah apa yg ada dipikiran putra hingga ia berani mengungkapan rasa yang selama ini ia pendam..."Mungkin jika kamu bukan milik seva aq bisa berada disampingmu saat ini" percakapan terhenti.gita melepas genggaman tangan putra dan keluar dari mobil...berjalan diantara rintik hujan yang belum juga reda...
2 hari kemudian
handphone gita ber.dering "hallo,, gita aq ingin bertemu" suara di seberang menyapa....suara putra pelan penuh harap....tpi gita enggan bicara...mematikan ponselnya begitu saja...lemas kembali berbaring di ranjang kamarnya...airmata tiba2 mengalir di pipinya...sesak yang ia rasa ntah apa yang harus ia lakukan..mengapus airmatanya lalu bergegas untuk beraktivitas...dan beberapa jam kemudian suara bel rumah terdengar....putra datang tanpa gita duga...berdiri dihadapannya dengan senyum menggoda...tak sanggup untuk menolak kehadiran cwo yang selama ne ada dihatinya...percakapan terjadi...celoteh manja dari putra membuat hati gita berkecamuk...ntah apa yang terjadi tiba2 kecupan hangat di bibir gita terasa...
Tersadar akan apa yang telah terjadi gita pun melpas kecupan hangat putra...meneteskan airmata akan persaan bersalah..."Putra pergi jauh dri hidupq...itu yang aq harap" suara gita dengan tangis "cintailah seva yang begitu mencintaimu..aq sahabatmu bukanlah kekasihmu..." Berlari meinggalkan putra yang masih duduk terpaku End
handphone gita ber.dering "hallo,, gita aq ingin bertemu" suara di seberang menyapa....suara putra pelan penuh harap....tpi gita enggan bicara...mematikan ponselnya begitu saja...lemas kembali berbaring di ranjang kamarnya...airmata tiba2 mengalir di pipinya...sesak yang ia rasa ntah apa yang harus ia lakukan..mengapus airmatanya lalu bergegas untuk beraktivitas...dan beberapa jam kemudian suara bel rumah terdengar....putra datang tanpa gita duga...berdiri dihadapannya dengan senyum menggoda...tak sanggup untuk menolak kehadiran cwo yang selama ne ada dihatinya...percakapan terjadi...celoteh manja dari putra membuat hati gita berkecamuk...ntah apa yang terjadi tiba2 kecupan hangat di bibir gita terasa...
Tersadar akan apa yang telah terjadi gita pun melpas kecupan hangat putra...meneteskan airmata akan persaan bersalah..."Putra pergi jauh dri hidupq...itu yang aq harap" suara gita dengan tangis "cintailah seva yang begitu mencintaimu..aq sahabatmu bukanlah kekasihmu..." Berlari meinggalkan putra yang masih duduk terpaku End
by: Frea
Tidak ada komentar:
Posting Komentar