biarlah kelinci-kelinci hitam itu lari mencari pujian
berlari dengan indahnya,
berlari dengan gemulainya,
lalu berhenti mencari sentuhan,
mencari belaian,
setelah mendapat makan, kembali berlari,
berlari lagi dengan gemulainya,
matanya yang indah tersirat nafsu,
langkahnya yang gemulai tercermin angkuh,
tingkahnya yang manja tercermin sombong,
kelinci-kelinci hitam,
kalian hanya indah tapi sebenarnya pincang,
kalian cantik tapi sebenarnya cacat
semoga mereka-mereka yang benar-benar tulus
yang benar-benar putih
yang benar-benar indah hatinya
menganggap tingkahmu hanya bayang
menganggap gemulaimu hanya obral
Tidak ada komentar:
Posting Komentar